Jumat, 22 Juni 2018

Bersyukurlah atas Kegagalan


“BERSYUKURLAH ATAS  KEGAGALAN”
Description: C:\Program Files (x86)\Microsoft Office\MEDIA\CAGCAT10\j0302953.jpg
Mengapa saya katakan bahwa kita harus bersyukur dalam kegagalan? karena ketika gagal kita mampu melihat kembali  kebelakang mengenai apa yang telah kita lakukan dibelakang hingga saat ini yang menyebabkan kegagalan menghampiri kita, apakah yang kita lakukan selama ini telah benar adanya atau hanya setengah-setengah? Apakah pengorbanan yang kita lakukan telah sungguh-sungguh ataukah hanya main-main saja? Apakah niat yang kita tanamkan telah benar ataukah hanya sebagai pembenaran belaka? Coba kita renungkan kembali.
Saat kita merenungkan kembali, disitulah kita mampu menyukuri sebuah kegagalan. Seandainya kita berhasil dan pada saat yang sama kita memiliki niat yang kurang bagus dan usaha yang biasa-biasa saja, maka kita tidak akan tahu bagaimana seharusnya kita berjuang dengan sungguh-sungguh. Disaat kita berhasil tanpa sebuah pengorbanan yang besar, maka hasil yang akan kita rasakan juga tidak besar dan akan sangat terasa biasa-biasa saja. Mengapa demikian? Karena perjuangan yang kita lakukan juga biasa-biasa saja.
            Saya memiliki cerita mengenai kegagalan saya dibidang yang saya cintai. Jadi ceritanya begini, saya adalah orang yang sangat mencintai yang namanya Matematika. Jika sebagian besar orang berpikir bahwa matematika itu sulit dan membosankan. Maka kedua kata yang menjudge itu tidak berlaku bagi saya karena bagi saya Matematika itu adalah hal yang menyenangkan dan saya suka itu. Akan tetapi, kemujuran belum pernah berpihak pada saya karena saya belum pernah sekali pun memenangkan perlombaan akademik di dalam bidang Matematika ini. Saya merasa saya telah bisa mengerjakannya tetapi saya belum juga mendapatkan kata juara tersebut hingga perlombaan matematika terakhir yang saya ikuti sebelum saya benar-benar vakum dari dunia perlombaan akademik. Saya sempat berpikir untuk dapat menjuarai OSN bidang Matematika, sayangnya saya tidak memiliki kesempatan itu. Saya hampir putus asa dan tidak akan berharap lagi mengenai hal tersebut karena saya yakin bahwa yang akan mewakili OSN tersebut adalah teman saya. Akan tetapi, Tuhan berkehendak lain dan memberikan saya jalan untuk mengikuti OSN dibidang Fisika. Awalnya saya tidak yakin dengan hal tersebut,  tetapi saya teringat akan janji saya setahun yang lalu bahwa saya akan membawa juara untuk OSN tahun berikutnya dan mungkin ini adalah jalan saya. Saya kembali bangkit dan berusaha sekuat tenaga dan semampu saya untuk dapat membuktikan hal tersebut. Hingga hari pengumuman tiba, saya dinyatakan sebagai peraih juara pertama OSN bidang Fisika.
            Terkadang, seringkali kita terperosok dalam kegagalan dan sangat sulit untuk bangkit lagi karena kita takut akan gagal kembali. akan tetapi, apakah kita akan mengetahui seberapa dekat kita dengan kemenangan yang akan kita raih dan seberapa dekat kita dengan kegagalan. Seandainya saja, pada saat itu saya menolak tawaran untuk mengikuti OSN tersebut, mungkin saja saya tidak akan mendapatkan kejuaraan itu. Seandainya saja, saya menolak tawaran tersebut makan saya tidak akan tahu seberapa dekat saya dengan kemenangan.
            Teman-teman sekalian, seringkali kita lupa untuk bersyukur atas kegagalan yang telah kita raih, kita menyalahkan kegagalan dan meninggalkannya tanpa berpikir bagaimana bisa kegagalan itu terjadi. Kita lupa untuk bersyukur atas kegagalan tersebut, hingga akhirnya kita lupa mengoreksi kejadian sebelumnya yang membuat kita kembali mendapatkan kegagalan yang sama karena kesalahan yang sama. Itulah sebabnya, kita harus bersyukur atas kegagalan yang pernah kita capai untuk memperbaiki kegagalan yang telah terjadi.
            So, cobalah untuk menyukuri kegagalan apa saja yang pernah kita capai sebelumnya dan cobalah memperbaikinya.


Dibuat oleh ZU

Tidak ada komentar:

Puisi_Cahaya Jiwa

  Cahaya Jiwa Halloooooo... Balik lagi bersama aku yang senang menabung dan baik hati ini. Kali ini aku akan berbagi mengenai sebuah puisi p...