Ini dia puisinya:
Di Balik Jendela Tua
Buaian
mentari menusuk retina tajam
Menyapa
indah membuka mata
Tatapan
tajam disudut jendela tua
Terlihat
berbinar menatap mentari di ufuk timur
Meramal
jauh dari sang pemiliknya
Mendekat
dan melekat didalam ingatannya
Teringat
perpisahan singkat sebelum meninggalkan benua
Ku
peluk erat didekapannya
Mencari
kehangatan sejati dengan kasih dan sayangnya
Ku
raih tangan kasarnya, lalu sujud tulus dihadapannya
Meminta
restu dari keduanya
Mendarat
jauh dari benua tercinta
Mengingat
kejadian sebelum kepergianku dari nya
Kini...
Berdiri
tegak diatas menara samping jendela
Menatap
keluar menikmati dinginnya jalan nan indah
Uap
nafas yang terlihat didepan kaca jendela
Ku
hembuskan lagi tuk kedua kalinya
Lagi
dan lagi tuk kesekian kalinya
Renungku...
Kelut
pikir nan jauh didalam sana
Tak
sangka ini adalah nyata didepan mata
Menguak
kembali cita-cita masa lalu kala muda
Tak
habis pikir, aku tiba jauh dari mata najwa
Membuat
kalimat nyata disudut jendela
Didalam
bekas hembusan yang belum juga hilang
Kutuliskan
kisahku atasnya
Dinegeri
orang dimana aku keluar dari sangkar ku.
Kutunjukkan
atas apa yang memang sepantasnya
Aku
tunjukkan siapa aku sebenarnya.
Jadi puisi diatas itu aku persembahkan untuk semua orang yang memiliki cita-cita yang luar biasa. Jangan pernah takut tuk bercita-cita tinggi teman, karena ketika cita-cita mu tulus, maka Tuhan akan memberikan hal terbaiknya tuk wujudkannya dan memberikan jalan termudah tuk kalian menggapainya. Semangatt dalam impiannya.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar