Sabtu, 10 Juni 2017

puisiku.

Hi, kembali lagi dengan Zu. kayaknya hari ini bakalan banyak update  deh. soalnya lagi ngga ada jam sekolah lagi. walaupun belum libur sekolah, setidaknya ada waktu buat manfaatin wifi di sekolah. oops, cari kesempatan. kali ini aku bakalan bawaain postingan mengenai puisi.Berbeda dari puisi-puisi sebelumnya yang memiliki banyak diksi bertingkat. kali ini aku lebih menggunakan kalimat yang sesederhana mungkin agar kalian para readers bisa memaknainya.

Ini dia puisinya:

Di Balik Jendela Tua

Buaian mentari menusuk retina tajam
Menyapa indah membuka mata
Tatapan tajam disudut jendela tua
Terlihat berbinar menatap mentari di ufuk timur
Meramal jauh dari sang pemiliknya
Mendekat dan melekat didalam ingatannya
Teringat perpisahan singkat sebelum meninggalkan benua
Ku peluk erat didekapannya
Mencari kehangatan sejati dengan kasih dan sayangnya
Ku raih tangan kasarnya, lalu sujud tulus dihadapannya
Meminta restu dari keduanya
Mendarat jauh dari benua tercinta
Mengingat kejadian sebelum kepergianku dari nya
Kini...
Berdiri tegak diatas menara samping jendela
Menatap keluar menikmati dinginnya jalan nan indah
Uap nafas yang terlihat didepan kaca jendela
Ku hembuskan lagi tuk kedua kalinya
Lagi dan lagi tuk kesekian kalinya
Renungku...
Kelut pikir nan jauh didalam sana
Tak sangka ini adalah nyata didepan mata
Menguak kembali cita-cita masa lalu kala muda
Tak habis pikir, aku tiba jauh dari mata najwa
Membuat kalimat nyata disudut jendela
Didalam bekas hembusan yang belum juga hilang
Kutuliskan kisahku atasnya
Dinegeri orang dimana aku keluar dari sangkar ku.
Kutunjukkan atas apa yang memang sepantasnya

Aku tunjukkan siapa aku sebenarnya.



Jadi puisi diatas itu aku persembahkan untuk semua orang yang memiliki cita-cita yang luar biasa. Jangan pernah takut tuk bercita-cita tinggi teman, karena ketika cita-cita mu tulus, maka Tuhan akan memberikan hal terbaiknya tuk wujudkannya dan memberikan jalan termudah tuk kalian menggapainya. Semangatt dalam impiannya.....

Tidak ada komentar:

Puisi_Cahaya Jiwa

  Cahaya Jiwa Halloooooo... Balik lagi bersama aku yang senang menabung dan baik hati ini. Kali ini aku akan berbagi mengenai sebuah puisi p...