Hiiiii..... Aku datang lagi hari ini dengan membawakan seuntai kalimat prosa yang baru saja ku buat. berkat workshop aku jadi sering ngetik, dan inilah karyanya.
Kata-kata kali ini bertemakan tentang seseorang yang pergi jauh tuk menunggalkan orang-orang disekitarnya. Ia pergi dengan penuh keamarahan, dia meninggalkan semua tentang masa lalunya. Bahkan ia meninggalkan orang yang sangat mencintainya. aduhhh... terasa bagaimana gitu kalau aku yang berada di dalam sana. jangankan melupakannya nihh yaa, buat ninggalin jauh aja susah walaupun tujuannya tuk mencari Ilmu, Apalagi ini...hiks hiks☹☹
ok. kalau begitu langsung aja kita menuju ====>
Kau!
Kau bagaikan sebuah udara. Kau datang dan pergi sesukanya. Kau tak peduli dengan orang diseberang sana. Kau selalu berpungut pada jiwa. Tidakkah bosan dengan kesunyian semata. Bersandar dibalik dinding layaknya orang tak bernyawa.Tidakkah kau lelah dengan semua sandiwara. Membuai jiwa dengan kalimat pujian gila. Aku tau kau tak akan peduli dengan ku. Tapi aku datang kemari hanya untuknya. Kau gila! Bahkan satu kata pun tak keluar dari mulut mu. Apalah dayaku tuk membujukmu kembali kepada nya. Tak inginkah kau memeluknya.
Begitu teganya kau tinggalkan ia sebatangkara. Tanpa ada teman yang menyelimuti hari-harinya. Sadarlah kau sebelum kau menyesal dihari tua. Ia hanya minta kau pulang. Sesekali kau jenguk ia. Sebelum ia yang meninggalkan kau. Dasar kau tau punya hati. Lelah ia menunggu kepulangan kau. Tapi kau tak juga kunjung datang tuk nya.
Sekarang lah harusnya kau beranjak dari lamunan nan hampa. Janganlah kau menjadi orang yang tak bermakna. Dimatanya kau sangat diharapkan. Tapi nyatanya kau tak menoleh sedikitpun untuknya. Taukah kau bahwa ia rela diambil nyawanya. Tapi pedulikah kau dengannya. Sungguh malang nasibnya ketika tau anak tercintanya durhaka.
Kau. Kau begitu sempurna dimatanya. Kau begitu mengagumkan dihatinya. Kau terlalu sulit tuk dimengertinya. Kau begitu enggan tuk menyapanya. Kau begitu tinggi bersama ego. Kau terlalu sibuk dengan dunia yang kau miliki sendiri. Hingga kau lupakan semuanya. Kau tinggalkan semuanya. Kau sakiti mereka. Kau jatuhkan ia. Adakah sedikit saja namanya di hati kau. Apakah ada pertanyaan yang mendalam yang kau simpan. Tolong sampaikan padaku agar kau tenang. Tolong kabarkan padanya bahwa kau baik-baik saja. Sebab kau menghilang membuatnya sangat sengsara.
ok.. ok... tuh dia kata-kata yang baru aja aku buat. sorry bro kalau kurang cantik kata-katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar