“Mutiara
Dibalik Kerang Senyum”
Hay sobat, apakah hari ini kalian sudah tersenyum?
Jangan sampai kalian melewatkan senyum manis kalian hari ini, rugiii lhooo.
Senyuman manis itu rugi kalau Cuma bisa dipendam aja. Unjuk gigi dikit
lebih baik. Tau ngga sihh? Dengan
tersenyum kamu bisa menambah keawetan kulit mu, woooow, lumayan tuh buat
ngurangin biaya perawatan anti keriput atau anti aging. Hehe. Senyum itu juga menggambarkan kepribadian dan kejiwaan
seseorang, biasanya orang yang sering tersenyum itu bertanda sedang bahagia
atau memang senang tersenyum yang berarti ramah tamah. Biasanya senyum itu
digunakan sebagai pembuka obrolan, baik obrolan resmi ataupun non resmi. Hah, kok bisa sih? Ya bisa lah, karena obrolan yang dibuka dengan
senyum itu menghilangkan rasa gugup atau setidaknya dapat mengurangi. Dapat
mencairkan suasana yang mencekam jiwa dan raga serta menghilangkan suasana yang
krik-krik seperti suara jangkrik di tengah malam.
Menurut Dil
Karanji, “Wajah merupakan cermin
yang tepat bagi perasaan hati seseorang. Wajah yang ceria, penuh senyuman
alami, dan senyum tulus adalah sebaik-baik sarana memperoleh teman dan kerja
sama dengan pihak lain. Senyum lebih berharga dibanding sebuah pemberian yang
dihadiahkan seorang pria. Dan, lebih menarik dari lipstik dan bedak yang
menempel diwajah wanita. Senyum bukti cinta yang tulus dan persahabatan yang
murni.” Tuhh kan, senyum itu membahana banget deh.
Duhhh, rugi deh pokoknya bagi kalian-kalian yang
ngga tersenyum setiap harinya. Apalagi senyum
itu merupakan ibadah yang paling
mudah buat dikerjakan dan merupakan sedekah tanpa harus mangeluarkan biaya,
merogoh saku yang belum tentu ada isinya. So,
buat kalian yang termasuk kedalam golongan tersebut, banyakin aja tersenyum
tiap hari. Eittsss,tapi ada tapinya lhoo. Senyum itu sama orang, jangan senyum-senyum
sendiri, nanti dikira ada apalagi. Untung-untung kalau dikira lagi bahagia ngga
masalah. Tapi akan bahaya kalau dikira lagi sakit jiwa, kan berabe urusannya.
Selain yang disebutkan diatas, senyum juga biasa
mencegah permusuhan lho. Kenapa? Karena saat ada orang yang jutek sama kita,
terus diam aja atau cemberut aja selama perbincangan santai. Maka pasti ada
rasa jengkel dalam hati, daripada mikir yang macam-macam lebih baik senyumin
aja. Biasanya kalau kita senyum, paling ngga orang itu balas senyum kita dan
liat deh setelah itu ngga akan lagi cemberut sama kita. Dicoba yaaa....
”Jangan Lupakan Tersenyum Untuk Hari Ini, Karena
Terdapat Banyak Sekali Manfaat Senyum Yang Kamu Tebarkan. Bagaikan Mutiara
Dibalik Kerang”
Oleh
: Siti Zubaidah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar