Jumat, 11 Februari 2022

Puisi_Cahaya Jiwa

 Cahaya Jiwa

Halloooooo... Balik lagi bersama aku yang senang menabung dan baik hati ini. Kali ini aku akan berbagi mengenai sebuah puisi perenungan bagi kita semua.. Yukk simak puisinya

 

Pahit ku rasakan

Telah aku saksikan

Jiwa-jiwa mulai berserakan

Berharap kasih dari Tuhan

 

Tergerak dari nurani terdalam

meraih asa dari sebuah peradilan

Meretas keterbatasan

Beratus harapan yang kau berikan

 

Uluran tangan bukan untuk sebuah pencitraan

saling mengenggam bukan sekedar  terlihat baik

Saling menjauh bukan berarti melepaskan

Semua hanya sebuah alur kehidupan

 

Sungguh

Telah aku saksikan bintang-bintang

Bersinar

Namun kilau suci hatimu mampu rebakkan air mataku

 

Berjarak demi menyelamatkan

berkorban demi setiap jiwa yang terancam

Terbelenggu di dalam kebimbangan

Melangkah kedepan demi kemaslahatan

 

Tanpa memilah

Tanpa memilih

Mengulurkan segala kemampuan

Memberikan segala kesanggupan

 

Demi seutas harapan

Membangkitkan segala kemungkinan

kala netra terpancar kebahagiaan

kala Lukis indah sebuah senyuman

 

Tangis

Canda

dan Tawa

Menjadi album indah dalam kenangan

 

Membayar semua yang ditinggalkan

Tunai sudah segala impian

Menjalin Sebuah rasa kemanusiaan

Menjadi cahaya peradaban

 

Puisi_Cahaya Jiwa

  Cahaya Jiwa Halloooooo... Balik lagi bersama aku yang senang menabung dan baik hati ini. Kali ini aku akan berbagi mengenai sebuah puisi p...